30/06/17

Konsep Pendapatan Nasional

Konsep Pendapatan Nasional: Sebelum kita meneliti akan masalah pendapatan nasional, akan baiknya kita mengetahui dulu pengertian pendapatan nasional dan hal-hal yang berkaitan dengan masalah pendapatan nasional. Pendapatan nasional adalah pendapatan yang diterima oleh seluruh anggota masyarakat atau seluruh rumah tangga (RTK) di suatu negara dalam kurun waktu tertentu biasanya dalam pertahun. Pendapatan nasional juga dapat diartikan sebagai produk nasional, yang berarti nilai hasil produksi yang dihasilkan oleh seluruh anggota masyarakat suatu negara dalam waktu satu tahun.
                                                              
Pendapatan Nasional

Sejarah pendapatan nasional: Orang yang pertama kali memperkenalkan akan pendapatan nasional adalah sir william petty dari negara inggris yang berusaha menaksir pendapatan negaranya pada tahun 1665. Dalam perhitungannya, ia beranggapan bahwa pendapatan nasional adalah penjumlahan biaya hidup atau konsumsi selama satu tahun. Namun pendapat tersebut ditolak oleh para ahli dikarenakan bertolak belakang dengan pendapat para ahli ekonomi modern yang berpendapat bahwa konsumsi bukan salah satunya dasar dalam melakukan perhitungan pendapatan nasional, melainkan harus dihitung dari jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun di suatu negara dengan mengukur harga pasar pada suatu negara.


Konsep pendapatan nasional: Dalam pendapatan nasional terdapat beberapa konsep yang harus diketahui agar dapat lebih memahami pendapatan nasioanl, konsep pendapatan nasional meliputi:


1. Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP)

Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP) adalah nilai barang dan jasa yang diprodusi oleh unit-unit produksi di dalam batas suiatu negara dalam waktu satu tahun. Nilai PDB dapat dihasilkan dengan cara menjumlahkan hasil semua produk barang dan jasa dari semua perusahaan atau masyarakat di suatu negara bahkan dari perusahaan asing yang ada didalam negara tersebut.

Dengan pengertian tersebut berarti nilai PDB dapat dihasilkan dari perusahaan yang ada di negara indonesia dan perusahaan asing yang menumpang di negara indonesia . Hasil produksi dari perusahaan asing tersebut bukan milik negara indonesia, sehingga pihak negara indonesia harus membayar kepada pihak luar negeri yang telah bisa menghasilkan barang atau jasa di negara indonesia sehingga pembayaran tersebut dikenal dengan factor income payment to abroad. sebaliknya apabila pihak negara indonesia bisa mendirikan perusahaan yang menghasilkan produk di luar negeri maka pihak indonesia pun akan menerima bayaran dari pihak luar negeri, Penerimaan tersebut dikenal dengan istilah factor income reciept from abroad. Apabila pembayaran lebih kecil dari penerimaan, maka akan terjadi pembayaran ke dalam negeri yang disebut net factor income to domestic, sebaliknya juga apabila pembayaran lebih besar dari pada penerimaan maka akan terjadi pembayaran neto ke luar negeri yang disebut dengan istilah net factor income payment to abroad. Maka kode rumusnya dapat di tulis:

GDP - n = GNP atau GNP + n = GDP

2. Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP)

Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP) adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara baik yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri, namun tidak termasuk warga negara asing yang tinggal di negara tersebut. Dengan kata lain bisa kita rumuskan penghasilan dari warga negara kita yang bekerja di luar negeri - penghasilan warga lain yang bekerja di negara kita. Jika kita buat skema maka rumusnya adalah:

PNB = PDB + Pendapatan neto dari luar negeri

Keterangan:

PNB = Produk Nasional Bruto
PDB = Produk Domestik Bruto
Pendapatan Neto = Pendapatan dari warga indonesia yang bekerja di luar negeri dikurangi pendapatan warga negara asing yang bekerja di indonesia.

3. Produk Nasional Neto (PNN) atau Net National Product (NNP)

Produk Nasional Neto (PNN) atau Net National Product (NNP) atau dikenal dengan atas harga pasar, yakni GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan atas barang modal dalam proses produksi selama satu tahun. Maka rumusnya adalah:

NNP = GNP - Depresiasi


4. Pendapatan Nasional Neto (PNN) atau Net National Income (NNI)

Pendapatan Nasional Neto (PNN) atau Net National Income (NNI) adalah pendapatan yang dihitung dari jumlah balas jasa yang diperoleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Hasil PNN dapat di hitung melalui NNP - pajak tidak langsung. Maksud dari pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain, misalnya pajak impor, pajak penjualan, bea ekspor dan sebagainya. Sehingga NNI dapat dirumuskan:

NNI = NNP - Pajak Tidak Langsung
Atau
NNI = GNP - Depresiasi - Pajak Tidak Langsung


5. Pendapatan Perseorangan (PP) atau Personal Income (PI)

Pendapatan Perseorangan (PP) atau Personal Income (PI) adalah pendapatan yang diterima oleh lapisan masyarakat dalam satu tahun, maupun yang bersifat pendapatan perseorangan dan pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment adalah penerimaan yang diperoleh dari pendapatan nasional tahun sebelumnya, contohnya pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial, tunjangan veteran, bunga hutang pemerintah dan sebagainya. Sehingga pendapatan perseorangan dapat kita rumuskan dengan cara:

PP = NNI - (laba ditahan + iuran jaminan sosial + pajak perseorangan + transfer payment)

6. Pendapatan Disposibel (PD) atau Disposible Income (DI)

Pendapatan Disposibel (PD) atau Disposible Income (DI) adalah pendapatan yang siap dimanfaaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi, dan selebihnya bisa di tabungkan yang di salurkan sebagai investasi. Pendapatan disposibel dapat dihasilkan dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Maksud dari pajak langsung adalah Pajak yang dimana bebannya tidak bisa dialihkan kepada pihak lain, misalnya pajak pendapatan dan sebagainya. Pendapatan disposibel dapat dirumuskan dengan:

DI =  Personal Income (PI) - Direct tac (Pajak langsung)


7. Pendapatan Per Kapita ( Income per Capita)

Pendapatan Per Kapita ( Income per Capita) adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara pada waktu satu tahun. Pendapatan per kapita bisa juga dapat diartikan sebagai jumlah nilai barang dan jasa rata-rata yang ada atau tersedia bagi setiap penduduk suatu negara pada waktu periode tertentu. Pendapatan per kapita dapat juga dihitung dengan pendapatan nasional pada waktu tertentu dibagi jumlah penduduk pada waktu tertentu.

Dalam hal ini pendapatan nasional dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

PDB Per Kapita = PDB Tahun T : Jumlah Penduduk Pada Tahun T

PNB Per Kapita = PNB Tahun T : Jumlah Penduduk Pada Tahun T


8. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu indikator ekonomi makro yang digunakan mengevaluasi seluruh hasil pembangunan di suatu daerah dalam lingkup kota dan kabupaten. PDRB dapat juga diartikan total pendapatan yang berasal dari suatu daerah tertentu, akan tetapi bukan seluruh pendapatan dari penduduk atau pemilik dari faktor produksi daerah tertentu, soalnya terkadang ada sebagian yang pendapatan diterima oleh penduduk daerah lain, misalnya ada perusahaan yang modalnya dan dimiliki oleh luar daerah maka keuntungannya akan menjadi daerah luar bukan menjadi daerah tersebut.

Demikian sedikit pembahasan mengenai konsep pendapatan nasional mudah-mudahan ada pengetahuan yang dapat kita ambil.

Cobalah baca juga artikel yang membahas pengertian ekonomi mikro dan makro.




















0 komentar

Posting Komentar