26/06/17

Teori Perilaku Konsumen Dalam Pemasaran

Teori Perilaku Konsumen Dalam Pemasaran: Teori perilaku konsumen adalah Proses dan aktifitas yang dilakukan oleh pribadi atau kelompok manusia dalam melakukan pencarian, pemilihan, pembelian, pengguanaan serta pengevaluasian terhadap sebuah produk dalam rangka memenuhi kebutuhannya baik untuk digunakan sendiri atau sebagai jalur untuk media bisnis.
                                                               

Beberapa hal yang menjadi dasar seseorang untuk melakukan proses pengambilan keputusan dalam sebuah pembelian adalah:

1. Identifikasi Permasalahan

Ketika seorang konsumen akan melakukan pembelian terhadap suatu produk yang diperlukan, maka sangat penting sekali untuk melakukan identifikasi masalah terlebih dahulu, agar barang yang kita akan beli itu menjadi barang yang sangat kita perlukan dan berguna untuk kehiduapan kita.

2. Pengumpulan Informasi

Setelah kita mengetahui produk yang akan kita beli dan sudah paham akan masalahnya. Maka langkah selanjutnya harus mencari informasi tentang produk tersebut lewat media internet atau mengambil informasi dari orang yang sudah membeli produk tersebut.

3. Pengevaluasian Alternatif

Tahap ini berfungsi untuk membandiungkan semua informasi yang telah kita dapat mengenai produk yang akan kita beli.

4. Keputusan Pembelian

Tahap ini adalah tahap dimana seorang konsumen telah memutuskan untuk membeli produk yang sudah dicari informasi secara detail.

5. Evaluasi Pasca Pembelian

Evaluasi ini bertujuan untuk para konsumen akan mengulang kembali fungsi atau manfaat dari produk yang sudah di beli.

Baca juga pembahasan Konsep Pendapatan Nasional

Teori Perilaku Konsumen

Dalam perilaku konsumen terdapat teori-teori penting yang harus kita ketahui dan pahami. Teori perilaku konsumen diantaranya meliputi:

1. Teori Ekonomi Mikro

Menurut teori ini bahwa setiap konsumen akan berusaha memperoleh kepuasan yang maksimal, karena apabila kepuasan mereka terhadap suatu produk telah terpenuhi maka mereka akan terus mengkonsumsi produk tersebut dalam arti lain pembelian yang mereka lakukan tidak hanya satu kali saja.

2. Teori Psikologis

Teori psikologis yaitu teori yang mendasarkan diri pada faktor-faktor psikologis individu yang dipengaruhi oleh kekuatan lingkungan. Bidang psikologis ini sangat jelas dalam menganalisa perilaku konsumen, karena proses mental tidak dapat diamati secara langsung.

3. Teori Antropologis

Teori antropologis yaitu teori yang menekankan perilaku pembelian dari suatu kelompok masyarakat yang ruang lingkupnya sangat luas, contohnya seperti kebudayaan, kelas-kelas sosial dan sebagainya.

Riset Pemasaran

Salah satu tujuan dari adanya teori perilaku konsumen yaitu untuk pemasaran. Dalam hal pemasaran ada aspek-aspek yang harus dipelajari agar sistem teori konsumen agar berjalan lancar dan tepat sasaran.

Aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam riset pemasaran diantaranya adalah:

Motivasi
Persepsi
Sikap
Model dan Teori Sikap
Pembentukan Sikap
Perubahan Sikap
Kepribadian
Konsep Diri
Gaya Hidup
Psikografi
Konsep Dasar Kelompok
Pengaruh Kelompok
Keluarga
Kelas Sosial
Budaya
Subbudaya
Konsep Pengambilan Keputusan
Proses Pengambilan Keputusan
Model Pengambilan Keputusan
Konsumerisme
Penelitian Perilaku Konsumen
Lembaga Perlindungan Konsumen
Perubahan Perilaku Konsumen


Pengertian Perilaku Produsen: Teori Perilaku produsen adalah kegiatan seorang atau kelompok manusia untuk memproduksi atau menghasilkan produk yang berkualitas dan efisien sehimngga bisa diterima di baik oleh konsumen dan menghasilkan keuntungan yang banyak, sehingga produk tersebut dapat memenuhi kebutuhan para konsumen.

Tujuan dari kegiatan produksi diantaranya:

Memenuhi permintaan konsumen dengan produk yang dihasilkan.

Menghasilkan keuntungan atau laba dari produk tersebut.

Memanfaatkan sumber daya alam dengan baik.

Menjalankan fungsi sektor industri dengan baik.

Beberapa kegiatan produsen dalam kegiatan ekonomi adalah:

• Produsen membuat produk dengan modal yang efisien tapi bisa menjadi daya tarik yang ramai di pasaran sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang banyak.

• Produsen mencari cara untuk memberikan daya tarik kepada konsumen dengan adanya diskon atau promo atau langkah lainnya.

• Melakukan cuci gudang saat tutup tahun untuk memaksimalkan produk yang belum laris.

Demikianlah fungsi dari kegitan konsumen dan produsen agar senantiasa dalam meraih keuntungan dan terhindar dari kerugian sebagai pembuat produk atau yang membutuhkan akan produk tersebut.
       
                                                               Semoga Bermanfaat




0 komentar

Posting Komentar