11/07/17

Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi Makhluk Hidup: Kita sebelumnya sudah mengetahui bahwa makhluk hidup yang ada di alam dunia ini sangatlah beragam misalnya kucing yang ada di bumi ini banyak macamnya ada kucing anggora, kucing kampung dan ada juga kucing persia. Untuk memudahkan kita untuk mempelajari dan membedakan makhluk hidup yang begitu beragam maka para ahli biologi memberikan sebuah materi melalui klasifikasi makhluk hidup.


Pengertian klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi makhluk hidup adalah mengelompokan makhluk hidup menjadi golongan-golongan atau unit-unit tertentu berdasarkan persamaan dan perbedaan cirinya. Tujuan dari klasifikasi makhlup ini yaitu agar mempermudah dalam mengenal, mempelajari, dan mengetahui hubungan antar makhlup hidup.

Proses klasifikasi dimulai dengan mengelompokan beberapa individu yang memiliki persamaan ciri ke dalam satu kelompok. Kelompok-kelompok yang terbentuk dari hasil pengklasifikasian makhluk hidup disebut takson. Takson pada tingkat yang lebih rendah memiliki persamaan sifat dan ciri yang lebih banyak, sedangkan takson pada tingkat yang lebih tinggi memiliki persamaan sifat dan ciri yang lebih sedikit. Ilmu yang mempelajari tentang klasifikasi makhluk hidup adalah taksonomi.


Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

Sistem klasifikasi atau yang kita kenal dengan bahasa perkembangan klasifikasi makhluk hidup yang berkepanjangan dibagi menjadi beberapa macam bagian diantaranya:

1. Klasifikasi dua kingdom
2. Klasifikasi tiga kingdom
3. Klasifikasi empat kingdom
4. Klasifikasi lima kingdom
5. Klasifikasi enam kingdom

Semua klasifikasi yang telah disebutkan itu merupakan buatan manusia, jadi sistem klasifikasi yang terbaik yaitu bergantung pada kesempatan bersama dan sesuai kebutuhan. Dengan begitu maka kami akan mencoba membahas masalah pembagian dari klasifikasi tersebut.


1. Klasifikasi dua kingdom

Dalam sistem klasifikasi dua kingdom, organisme dikelompokan menjadi dua dunia besar yaitu dunia hewan (kingdom animalia) dan dunia tumbuhan (kingdom plantae).

➜ Dunia Hewan (Kingdom Animalia)
Dunia hewan mencakup makhluk hidup yang tidak berdinding sel, tidak berklorofil dan tidak bergerak bebas. Contohnya adalah hewan yang bersel satu (protozoa), hewan berpori (porifera), cacing (vermes), hewan berongga (coelenterata), hewan berbuku-buku (arthopoda), hewan lunak (mollusca), hewan berkulit duri (echinodermata), dan hewan bertulang belakang (chordata).

➜ Dunia Tumbuhan (Kingdom Plantae)
Dunia tumbuhan mencakup makhluk hidup yang memiliki dinding sel dari bahan selulosa dan berklorofil sehingga mampu berfotosintesis. Ganggang, tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan biji sebagai contoh dari kerajaan tumbuhan. Dalam sistem klasifikasi dua kingdom, bakteri dan jamur dimasukan ke kelompok ini meskipun tidak memiliki klorofil.


2. Sistem klasifikasi tiga kingdom

Klasifikasi tiga kingdom yaitu memisahkan jamur dari klasifikasi dua kingdom. Jamur dibedakan dengan tumbuhan yang lainnya karena dinding sel jamur bukan dari bahan selulosa seperti tumbuhan yang lainnya, melainkan dinding sel jamur terbuat dari bahan kitin dan perbedaan lainnya jamur tidak dapat membuat makanannya sendiri, tidak seperti tumbuhan yang lainnya.

➜ Dunia Jamur (Kingdom Fungi)
Dunia jamur meliputi semua organisme yang memperoleh makanan secara heterotrof dengan cara menyerap makanan (absoprpsi). Jamur mendapatkan makanan dari makhluk hidup lain (parasit) maupun menyerap dari makhluk hidup yang telah mati (saprofit).

➜ Dunia Tumbuhan (Kingdom Plantae)
Dunia tumbuhan meliputi semua organisme yang mampu membuat makanannya sendiri (autotrof) dengan melalui proses fotosintesis.

➜ Dunia Hewan (Kingdom Animalia)
Dunia hewan mencakup semua organisme yang mendapatkan makanannya secara heterotrof dengan cara memakan organisme lain.


3. Sistem Klasifikasi Empat Kingdom

Sistem klasifikasi empat kingdom berkembang setelah ditemukannya inti sel (nurkleus) yaitu organisme yang inti selnya tidak memiliki selaput, dan ada juga organisme yang inti selnya memiliki selaput.

➜ Kingdom Monera
Anggota kingdom monera yaitu organisme yang tidak memiliki selaput inti, sehingga disebut juga organisme prokariotik. Contoh dari kingdom monera yaitu bakteri dan ganggang hijau atau biru.

➜ Kingdom Fungi
Semua jenis jamur dimasukan ke kingdom fungi.

➜ Kingdom Plantae
Anggota dari kingdom plantae yaitu tumbuhan paku, tumbuhan lumut, tumbuhan biji dan ganggang dimasukan ke kingdom ini kecuali ganggang hijau dan biru karena masuknya ke kingdom monera.

➜ Kingdom Animalia
Kingdom animalia beranggota semua hewan dari mulai protozoa sampai chordata.


4. Sistem Klasifikasi Lima Kingdom

Dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat seorang ilmuwan biologi yang bernama whittaker tahun 1969 mengusulkan klasifikasi makhluk hidup menjadi lima kingdom yaitu monera, protista, fungi, plantae dan animalia. Pada sistem klasifikasi lima kingdom ini, ganggang yang sebelumnya dimasukkan pada kingdom plantae dan protozoa yang semula dimasukkan dalam kingdom animalia selanjutnya dikelompokan menjadi satu kingdom yaitu kingdom protista.

➜ Kingdom Monera
Dalam kingdom ini terdiri dari bakteri dan ganggang biru dan hijau. Dilihat dari mikroskop kebanyakan bakteri tampak memiliki ukuran dan bentuk yang sama. Namun, dari bukti biologi molekular dijumpai adanya perbedaan pada ARN ribosom. Sehingga ahli mikrobiologi membedakan bakteri menjadi eubacteria atau archaebacteria.

Eubacteria adalah kelompok bakteri yang yang menghasilkan gas metan dari sumber karbon yang sederhana dan hidup di lingkungan biasa.

Archabacteria adalah kelompok bakteri yang dapat hidup di lingkungan ekstrim, misalnya pada sumber air panas, di dalam laut dengan kadar garam tinggi, atau di tempat yang asam.

➜ Kingdom Fungi
Pada kingdom ini umumnya yang bersel banyak, punya membran inti, dan memiliki peran sebagai dekomposer pada lingkungan yaitu seperti jamur mendapatkan makanannya dengan cara saprofit atau parasit.

➜ Kingdom Protista
Kingdom ini terdiri dari organisme yang memiliki selaput inti dan bersel tunggal. Protista banyak ditemui di mana saja, baik di air tawar, air laut, daerah lembab, atau pun hidup bersimbosis dengan organisme lain. Protista dikelompokan menjadi tiga yaitu protista menyerupai hewan (protozoa), protista menyerupai tumbuhan (ganggang), dan protista menyerupai jamur. Hampir semua protista hidup di air karena tidak memiliki pelindung yang dapat menjaga tubuhnya dari kekeringan.

➜ Kingdom Plantae
Plantae atau tumbuhan adalah organisme yang mempunyai membran inti (eukarotik) yang membuat makanannya sendiri dan bersel banyak. Pada umumnya plantae hidup di darat, dan perkembangbiakannya bisa secara kawin atau tidak kawin.

➜ Kingdom Animalia
Animalia atau hewan adalah organisme yang memakan makhluk hidup lain untuk kebutuhan makanannya dan sel-sel hewan tidak memiliki dinding sel. Hewan yang masuk ke kingdom ini bersifat umum ada yang tinggal di laut, air tawar dan di darat.
Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup
                                             
5. Sistem Klasifikasi Enam Kingdom

Kelima sistem klasifikasi yang telah disebutkan tadi dan di tambah virus dan klasifikasinya menjadikan berkumpulnya klasifikasi enam kingdom. Virus memang berbeda dengan makhluk hidup yang lain dikarenakan tubuh virus tersusun dari asam nuklea yang diselubungi oleh protein. Di luar sel hidup virus hanyalah benda mati yang mana dapat hidup dan memperbanyak diri dalam sel hidup inangnya. 


Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup

Tujuan dari klasifikasi adalah untuk mempermudah dalam mempelajari makhluk hidup. Klasifikasi disusun dalam bentuk bertingkat berdasarkan banyak atau sedikitnya persamaan dan perbedaan yang ada pada makhluk hidup. Tingkatan tersebut disebut takson.

Tingkatan terkecil dalam makhluk hidup disebut species dan yang terbesar disebut kingdom. Species yang bekerabat dekat ditempatkan dalam satu tingkatan yaitu genus. Beberapa dari genus dimasukkan ke dalam satu famili. Beberapa famili dimasukkan ke dalam satu ordo. Beberapa ordo dimasukkan ke dalam satu kelas. Beberapa kelas dimasukkan ke dalam satu divisio untuk kelompok tumbuhan atau ke dalam satu filum untuk kelompok hewan. Beberapa divisio atau filum di masukkan ke dalam satu kingdom. Tingkatan klasifikasi dalam makhluk hidup dimulai dari yang terbesar sampai yang terendah yaitu:

1. Kingdom
Kingdom merupakan tingkatan takson tertinggi. Semula makhluk hidup di dunia ini hanya dikelompokan menjadi dua kingdom yaitu kingdom tumbuhan dan kingdom hewan. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi semua makhluk hidup dikelompokan menjadi enam kingdom yaitu monera, protista, fungi, plantae, animalia dan virus.

2. Divisi atau Filum
Setiap kingdom dapat dibagi lagi menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil. Kelompok ini pada tumbuhan disebut divisi, sedangkan pada hewan disebut filum.

Divisi Kingdom Plantae:

➜ Thallophyta
➜ Bryophyta
➜ Pteridophyta
➜ Spermathophyta

Divisi Kingdom Animalia:

➜ Hewan berpori (Porifera)
➜ Hewan berongga (Coelenterata)
➜ Cacing pipih (Platyhelmintes)
➜ Cacing gilig (Nemathelminthes)
➜ Cacing gelang (Annelida)
➜ Hewan lunak (Moluska)
➜ Hewan berbuku-buku (Arthropoda)
➜ Hewan berkulit duri (Echinodermata)
➜ Hewan bertulang belakang (Chordata)

3. Kelas

Setiap divisi atau filum dapat dipecah lagi menjadi kelompok yang lebih kecil yang dikenal dengan bahasa kelas. Dasar pengelompokannya menggunakan sifat atau ciri yang masih umum. Misalnya, divisi spermatophyta dibedakan lagi mrenjadi beberapa kelas berdasarkan keping bijinya yaitu ada kelas monokotil dan kelas dikotil.

4. Ordo

Setiap kelas dapat dipecah menjadi kelompok yang lebih kecil yang disebut dengan ordo. Dasar pengelompokannya adalah sifat atau ciri khusus dari ciri yang digunakan sebagai dasar pengelompokan tingkat kelas. Misalnya, kelas monokotil dapat dibedakan menjadi beberapa ordo diantaranya:

➜ Rumput-rumputan (Poales)
➜ Rumput teki (Cyperates)
➜ Jahe-jahean (Zingiberales)
➜ Bakung-bakungan (Liliales)
➜ Pandan-pandanan (Pandanales)

5. Famili

Berdasarkan sifat dan ciri yang lebih khusus setiap ordo dapat dipecah lagi yang disebut famili. Misalnya, ordo liliales dapat dibedakan menjadi famili lili-lilian (Liliaceae), dan amarilis (Amaryllidaceae).

6. Genus

Dari setiap famili yang ada dapat dibedakan lagi menjadi kelompok yang lebih kecil disebut genus. Anggota-anggota genus mempunyai persamaan ciri yang lebih banyak bila dibandingkan tingkatan takson diatasnya. Misalnya, famili liliceae terbagi menjadi tiga genus yaitu genus lili (Lilium), lidah buaya (Aloe), dan bawang-bawangan (Allium).

7. Species

Spesies merupakan tingkatatan takson yang terendah dalam klasifikasi. Setiap genus dapat memiliki beberapa spesies. Misalnya, genus allium mempunyai dua spesies, yaitu spesies allium cepa (Bawang Merah) dan spesies allium sativum (Bawang Putih).

Begitulah mengenai pembahasan yang berkenaan dengan klasifikasi makhluk hidup dan tingkatannya. Baca juga artikel lainnya yang membahas keanekaragaman gen, jenis dan ekosistem.






















0 komentar

Posting Komentar