13/07/17

Pengertian Dan Manfaat Ekologi

Pengertian Ekologi: Salah satu dari cabang ilmu biologi adalah ekologi. Kata ekologi mungkin sebuah kata yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari atau mungkin ketika masa kita di bangku sekolahan, tapi mungkin ada sebagian orang yang belum mengerti dan mungkin sudah lupa mengenai pembahasan ekologi tersebut. Oleh sebab itu kami lewat artikel ini akan mencoba membahas kembali mengenai pengertian dan manfaat dari ekologi.

Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan saling ketergantungan atau hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungan tak hidup. Istilah ekologi berasal dari bahasa yunani yaitu oikos yang berarti habitat, dan logos yang berarti ilmu.Secara harfiah, ekologi adalah ilmu yang membahas antara makhluk hidup dan lingkungannya. Sedangkan ekosistem merupakan suatu sistem yang terjadi hubungan (interaksi) dengan saling ketergantungan antara komponen-komponen di dalamnya, baik makhluk hidup maupun makhluk tidak hidup. Setiap komponen yang memiliki hubungan khusus dengan komponen yang lain serta adanya sistem yang teroganisir dan secara dinamis maka akan menghasilkan suatu keseimbangan lingkungan.
                                                            

Ekologi pertama kali digunakan oleh seorang ilmuwan yang bernama Ernst Haeckel (1834-1914) dalam pertengahan 1960. Ekologi berkaitan dengan ekosistem serta komponen-komponen penyusunnya, yaitu faktor biotik yang meliputi tumbuhan, hewan, dan manusia dan juga faktor abiotik yang meliputi air, cahaya, suhu, kelembapan, dan fotografi.


Pengertian Ekologi Menurut Para Ahli

Dalam definisi umum ekologi mempunyai pengertian yang sangat banyak, dikarenakan ilmu kajian dari ekologi tersebut sangatlah banayak. Dengan hal seperti itu, maka banyak para ahli yang memberikan definisi terhadap ekologi. Pengertian ekologi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

➜ Miller (1975): Ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara organisme dan sesamanya serta dengan lingkungan tempat tinggalnya.
➜ Otto  Soemarwoto: Ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya.
➜ C. Elton: Ekologi mempunyai arti ilmu yang mengkaji sejarah alam atau perkehidupan alam secara ilmiah.
➜ Resosoedarmo: Ekologi yaitu ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
➜ Andrewartha: Ekologi adalah ilmu yang membahas penyebaran dan kemelimpahan organisme.
➜ Krebs: Ekologi adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji interaksi-interaksi yang menentukan penyebaran dan kemelimpahan organisme.
➜ Eugene P. Odum: Ekologi adalah kajian terstruktur dan fungsi alam, tentang struktur dan interaksi antara sesama organisme dan lingkungannya.


Bentuk Piramida Ekologi

Struktur trofik pada ekosistem dapat disajikan dalam bentuk piramida ekologi. Ada tiga jenis piramida ekologi yaitu piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi. Berikut penjelasan dari ketiga piramida ekologi tersebut:

1. Piramida jumlah: Piramida Jumlah adalah piramida yang menunjukan jumlah organisme pada setiap tingkatan trofik. Organisme di tingkat pertama biasanya melimpah, sedangkan tingkat trofik kedua, ketiga, dan seterusnya semakin berkurang. Komunitas yang kebanyakan memilki jumlah normal adalah tumbuhan yang lebih banyak daripada organisme herbivor. Demikian pula, pada jumlah herbivor yang selalu lebih banyak daripada jumlah karnivor tingkat I. Karnivor tngkat I juga memiliki jumlah lebih banyak daripada karnivor tingkat II dan seterusnya sebagai berikut.

2. Piramida Biomassa: Piramida Biomassa adalah piramida yang menggambarkan berat atau massa kering total organisme hidup dari masing-masing tingkat trofiknya pada suatu ekosistem dalm kurun waktu tertentu. Piramida biomassa memiliki penggambaran yang lebih realistik daripada piramida jumlah. Fungsi dari piramida biomassa adalah menggambarkan perpaduan massa seluruh organisme di habitat tertentu dan dinyatakan dalam gram. Untuk menghindari kerusakan habitat, pengukuran biasanya menggunakan metode sampel dan kemudian total biomassa dihitung dengan perbandingan tertentu. Dengan pengukuran tersebut, dapat menghasilkan hasil yang akutrat mengenai ekosistem.

3. Piramida Energi; Piramida Energi adalah piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan pada tiap tahaf tingkatan trofik. Piramida energi dibuat berdasarkan observasi dalam waktu yang lama. Piramida energi memberikan gambaran paling akurat mengenai aliran energi dalam ekosistem daripada piramida jumlah dan piramida biomassa. Pada piramida energi terjadi penurunan secara berturut-turut dari tingkat trofik yang paling rendah ke tingkat trofik yang lebih tinggi. Berkurangnya energi pada tingkat trofik terjadi karena hal-hal berikut:

➜ Hanya sebagian pada makanan yang ditangkap dan dimakan oleh tingkat trofik selanjutnya.
➜ Makanan yang dimakan tidak akan bisa seluruhnya dicerna dan ada juga yang dikeluarkan sebagai sampah.
➜ Hanya pada sebagian makanan yang dicerna menjadi bagian dari tubuh organisme, sedangkan sisanya digunakan sebagai sumber energi.

Dari ketiga piramida yang telah dibahas, piramida energi dianggap sebagai yang terbaik. Alasan piramida energi dianggap sebagai yang terbaik adalah sebagai berikut:

➜ Tidak dipengaruhi dari ukuran organisme dan kecepatan metabolisme organisme.
➜ Menunjukan efisiensi ekologi atau produktivitas ekosistem.
➜ Memberikan gambaran berkaitan dengan sifat fungsional suatu ekosistem.


Manfaat Ekologi bagi Manusia dan Lingkungan Hidup


➜ Mengenal lebih banyak keanekaragaman hayati

Makhluk hidup tersebar dari samudera terdalam hingga pergunungan tinggi. Tentu saja, keanekaragaman hayati ini harus dieksplorasi oleh manusia. Selain untuk menginventarisasi jenis-jenis makhluk hidup tersebut dan memperkaya pengetahuan manusia akan spesies makhluk hidup, kehidupan makhluk hidup, dan lingkungannya kita dapat pelajari dan kita juga dapat memanfaatkan dari makhluk hidup tersebut.
Sebagai contohnya adalah ikan. Ikan yang berada di kutub utara mampu hidup di kondisi air yang membeku, mekanisme ini dapat digunakan manusia untuk menggunakan protein anti beku yang digunakan dalam proses industri.

➜ Mengenal lebih jauh makhluk hidup

Biologi perilaku merupakan salah satu cabang dari ilmu biologi. Hal ini terjadi karena perilaku makhluk hidup terutama hewan berperilaku tergantung pada kondisi lingkungannya. Perilauk satwa ini dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai berikut:

1. Mekanisme sonar bagi manusia. Sonar adalah kemampuan penentuan lokasi tanpa penglihatan atau bisa juga disebut disebut dengan ekolokasi (ecolocation). Contoh hewan yang mempunyai kemampuan seperti ini adalah kelalawar dan lumba-lumba.
2. Melakukan proses domestikasi yaitu hewan-hewan yang dapat dijadikan ternak atau peliharaan manusia seperti ayam, sapi, anjing, kucing dan lain sebagainya.
3. Sebagai peringatan dini sebelum terjadinya bencana seperti gajah india yang memiliki panca indra yang tajam dengan secara otomotis gajah tersebut pergi ke tempat yang daerah tinggi sebelum terjadinya tsunami.

➜ Membantu mengetahui dampak terhadap lingkungan

Dengan adanya ilmu ekologi dapat membantu manusia dalam masalah memberikan dampak pada lingkungan, misalnya pada tahun 1970-1980an dalam memberantas hama mereka menggunakan pestisida yang dinamakan DDT. Dengan adanya DDT ini memang dapat memberantas hama tapi dampak dari tersebut adanya pencemaran lingkungan yang besar.

➜ Membantu memecahkan masalah pertanian

Kesuburan tanah tidak begitu langsung terjadi, melainkan karena adanya sangkut biologis yang terkandung didalamnya. Dengan adanya ilmu ekologi kita dapat mengetahui penggunaan bakteriosidal dapat kita hindari, disebabkan karena dapat membunuh bakteri yang mana bisa berguna bagi pertumbuhan tanaman.

➜ Membantu memecahkan masalah kesehatan

Dalam masalah kesehatan ilmu ekologi mempunyai peranan dalam mencegah nyamuk dalam bertelur atau memberi insektisida dalam bak, dengan hal itu dapat mencegah terjadinya penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aygepti.

➜ Membantu proses industri yang lebih maju

Proses industri yang sekarang terjadi mungkin sebagian dari adanya manfaat ilmu biologi misalnya dengan adanya proses bioteknologi atau fermentasi misalanya dalam pembuatan keju dan yang lainnya.

➜ Menjaga kesetimbangan dalam kehidupan

Dalam ilmu ekologi dibahas masalah kesetimbangan dalam kehidupan yang bertujuan untuk membatasi sumber daya alam, disebabkan dengan bertambahnya populasi otomatis dengan sendirinya mengakibatkan sumber daya alam semakin berkurang. Maka dalam ilmu ekologi disarankan agar populasi yang terjadi dapat dibatasi sehingga sumber daya alam juga dapat digunakan dengan seperlunya.

Terima kasih yang telah senantiasa membaca artikel ini!!!
Bacalah juga artikel yang lainnya mengenai pembahasan pengertian virus dalam biologi.
                                                                    
                                                             Semoga Bermanfaat!!!!




\




0 komentar

Posting Komentar