14/08/17

5 Alasan Orang Yang Suka Olahraga Ekstrem Tidak Takut Mati

5 Alasan Orang Yang Suka Olahraga Ekstrem Tidak Takut Mati: Mungkin dalam hati kalian suka ada pertanyaan kenapa orang yang hobi akan olahraga ekstrem tidak mengenal kata takut akan mati?

Kalian mungkin sering melihat olahragawan yang menyebrang tebing yang sangat tinggi hanya bermodalkan seutas tali? Mungkin bagi kita sebagai orang awam mengenai hal itu menganggap hal tersebut sesuatu yang bodoh bahkan gila, tapi buat sebagian orang yang hobi akan olahraga tersebut akan menjadi sebuah tantangan atau adrenalin tersendiri.
                                                  

Kalian sudah paham apa itu adrenalin? Adrenalin adalah suatu aktifitas dari manusia yang merupakan campuran dari kesenangan dan kekhawatiran. Rasa senang yang bisa diraih yaitu karena mereka dapat mengeluarkan hobinya, sedangkan rasa khawatirnya yaitu adanya suatu akibat dari olahraga tersebut bahkan bisa menyebabkan kematian.


Pada artikel ini kami akan membahas kenapa orang yang suka olahraga ekstrem tidak takut mati?

1. Olahraga Ekstrem Suatu Ajang Memburu Sensasi

Menurut penelitian yang dilakukan Erik Monasterio dari Universitas Otago, berpendapat bahwa para atlit memiliki angka paling tinggi dibandingkan dengan kebanyakan orang dalam masalah mencari sensasi. Salah satu daya tarik tinggi yaitu dengan olahraga ekstrem.

Penelitian yang dilakukan di Journal Kinesiology bahwa atlet yang melakukan olahraga ekstrem memiliki skor paling tinggi dalam kestabilan emosi, tingkat waspada, dan energi dibandingkan dengan orang yang gemar akan olahraga selain ekstrem.

Dengan adanya olahraga ekstrem ini maka para atlit menyalurkan bakatnya agar dapat mencari sensasi yang lebih dari manusia dan bisa mengeluarkan bakat yang tersimpan dalam dirinya.

2. Kadar Hormon Dopamin dan Serotonin Rendah

Dari penelitian yang dihasilkan Monasterio bahwa seseorang yang senang akan olahraga ekstrem memiliki kadar hormon dopamin dan serotonin yang rendah. Hormon dopamin yang terdapat pada otak memiliki fungsi sebagai zat kimia pembawa pesan antara sel saraf. Hormon ini dapat meningkat ketika seseorang merasakan perasaan senang dan gembira seperti jatuh cinta.

Sedangkan hormon serotonin adalah pembawa sinyal antar jaringan saraf yang mengatur berbagai fungsi fisik dan dan psikologis tubuh. Ketika seseorang kekurangan hormon ini akibat dari depresi, sakit hati biasanya kita hanya diam di sofa dan melamun berbeda dengan para atlet yang menyalurkannya dengan memperbaiki tantangan fisik dari hobi olahraganya.

3. Latihan dan Perencanaan Yang Matang

Olahraga ekstrem merupakan olahraga yang memiliki perencanaan yang matang contohnya para pendaki gunung pastinya menganalisis setiap hal kecil dan rute yang akan di lewati. Para atlet yang hobi base jumping dan skydiving akan selalu memantau kondisi angin dan cuaca dengan cermat.

Hal pendukung lainnya para atlet yang hobi akan olahraga ekstrem pasti sudah melakukan latihan rutinitas yang lama dan bisa membangun kepercayaan dirinya. Dengan dasar latihan dan perencanaan yang matang senantiasa akan menghilangkan rasa takut akan mati.

4. Tekad Yang Kuat

Bagi para atlet salah satu modal yang harus dimiliki adalah tekad yang kuat. Ketika seorang olaharagawan mempunyai rasa tekad dan percaya diri yang kuat maka akan mengalahkan semuanya. Rasa khawatir, panik, takut dan cemas yang mungkin selalu ada dan datang kapan saja akan menghilang secara sendirinya dengan bermodalkan tekad yang sangat kuat.

5. Mengikuti Pelatihan Mental

Ketika 4 poin di atas telah bisa dikuasai oleh seorang atlet, maka satu lagi hal yang menjadi pelengkap atau penyempurnanya adalah sering mengikuti pelatihan mental.

Mental semua manusia pada umumnya lahir kedunia ini dengan membawa mental yang lemah dan penakut, tapi ketika manusia tersebut rajin dan mengikuti pelatihan mental supaya kuat maka secara perlahan mentalnya akan kuat dan penuh dengan keteguhan hati.

Ketika seorang manusia menjadi seorang atlet profesional maka faktor mental bisa menjadi salah satu faktor penentu, karena ketika mental kita anjlok atau lemah maka kemampuan yang kita miliki akan mengalami penurunan dan sebaliknya apabila kita memiliki mental yang kuat maka kualitas dan kemampuan kita pun akan cepat berkembang.

                                                        Semoga Bermanfaat















0 komentar

Posting Komentar