09/09/17

4 Alasan Puasa Hari Tasyrik Hukumnya Haram

4 Alasan Puasa Hari Tasyrik Hukumnya Haram: Salah satu hari yang dimuliakan dalam agama islam yaitu hari tasyrik. Hari tasyrik adalah hari pada bulan dzulhijjah yaitu 3 hari setelah melaksanakan ibadah qurban pada tanggal 10 dzulhijjah. Jadi hari tasyrik dapat disimpulkan hari pada tanggal 11, 12, dan 13 dzulhijjah.
                                                                    
Larangan Puasa Pada Hari Tasyrik
Mengapa hari tasyrik disebut hari mulia? Karena pada hari tasyrik terjadi suatu pelaksanaan ibadah yang mulia yaitu untuk orang yang melaksanakan ibadah haji mereka semua sedang melaksanakan melempar jumrah, sedangkan untuk orang yang tidak mampu melaksanakan haji mereka diharuskan untuk menyembelih hewan qurban pada salah satu hari dari 4 hari yang diperbolehkan yaitu dari mulai 10 dzulhijjah sampai dengan 13 dzulhijjah.

Hikmah lain pada hari tasyrik yaitu umat islam disunatkan untuk selalu mengumandangkan takbir baik ketika berada dirumah, diperjalanan, dipekerjaan, bahkan disunat muakkadkan membaca takbir setelah melaksanakan shalat lima waktu.

Tapi yang cukup aneh, kan pada hari tasyrik merupakan hari mulia tapi umat islam dilarang melaksanakan ibadah puasa? Maka lewat artikel ini kami akan mengungkapkan beberapa alasan diharamkannya puasa pada hari tasyrik.

Berikut ini beberapa alasan atau dasar yang mengharamkan puasa pada hari tasyrik yaitu:

1. Hari tasyrik merupakan hari makan dan minum bagi umat islam

Alasan yang pertama yaitu umat islam yang telah melaksanakan ibadah kurban pasti semua orang terbagi bagian dari hasil sembelihannya, maka agama islam memberikan kebijaksanaan agar umatnya mengkonsumsi hasil kurbannya dengan keluarga, kerabat, dan tetangganya.

Nabi Muhammad SAW bersabda dalam hadistnya:

                                                                                                     أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
Artinya: Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum.

Bahkan hadist nabi diatas diperkuat oleh para ulama yang berpendapat "Hari tasyriq adalah 3 hari setelah hari raya idul adha, maka hukum-hukum yang berlaku pada idul adha berlaku pula pada hari tasyriq dan salah satu hukumnya yaitu diharamkannya puasa.

2. Saling berbagi dan berkumpul dengan tetangga

Pada hari tasyrik merupakan salah satu momen untuk menambah kerukunan dan keharmonisan dengan orang-orang terdekat kita termasuk tetangga. Pada hari tasyrik tidak hanya golongan orang kaya yang terbiasa makan daging, bahkan orang miskin pun bisa memakan daging. Dengan adanya hari tasyrik maka bisa menjadi buat kita berkumpul dengan tetangga kita tanpa harus memandang antara orang kaya dan orang miskin.

3. Makan dan minum pada hari tasyrik adalah ibadah

Agama islam merupakan agama yang mempunyai rasa toleransi terhadap umatnya, bahkan dengan makan dan minum pun bisa dijadikan sebagai salah satu bentuk ibadah kepada Allah. Pada hari tasyrik Allah menyuruh umatnya untuk memperbanyak dzikir serta takbir kepada Allah. Dengan kita makan dan minum pada hari tasyrik dengan tujuan agar kuat dalam berdzikir dan bertakbir maka makanan yang kita makan dan minuman yang kita minum akan menjadi salah satu bukti bentuk ibadah.

4. Taat kepada Allah dan Rasul-nya

Allah dan Rasul-nya memerintahkan umatnya bukan semata-mata untuk memerintah saja, melainkan Allah pun menguji umatnya dalam ketaatannya. Ketika kita taat kepada Allah dengan cara tidak berpuasa maka ketaatan kita tersebut akan menjadi sebuah pahala yang akan kita temui di akhirat nanti.


Dalam agama islam, pada hari tasyrik disunatkan untuk umatnya memperbanyak ibadah kepada Allah. Berikut ini beberapa ibadah yang harus diperbanyak pada hari tasyrik yaitu:

1. Berdzikir

Allah SWT memerintahkan umatnya untuk selalu berdzikir terutama pada hari-hari yang dimuliakan. Hari tasyrik merupakan salah satu hari yang dimuliakan oleh Allah. Oleh karena itu, Nabi Muhammad selalu memanfaatkan waktu hari tasyrik ini untuk memperbanyak dzikir kepada Allah.

2. Memperbanyak Do'a

Hari tasyrik merupakan salah satu hari dimana Allah senantiasa mengabulkan do'a umatnya. Maka kita sebagai kaum muslimin harus bisa memanfaatkan hari tasyrik ini untuk memperbanyak do'a sehingga Allah pun akan mengkabukan atas do'a-do'a yang telah kita panjatkan.

Mungkin demikian yang bisa kami sampaikan mengenai pembahasan hari tasyrik semoga dapat memberikan pengetahuan kepada orang yang membacanya. Buat kalian yang mau menambahkan artikel ini bisa berkomentar di kolom komentar. Terima kasih telah senantiasa berkunjung. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

0 komentar

Posting Komentar