10/09/17

Peristiwa Sejarah Indonesia Sebelum Merdeka

Peristiwa Sejarah Indonesia Sebelum Merdeka: Bangsa Indonesia adalah sekelompok masyarakat Indonesia yang bersatu atas dasar penderitaan dan kesengsaraan serta memiliki satu tujuan yang sama untuk waktu yang akan datang.

Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang merasakan lamanya masa penjajahan, banyak sekali negara dari luar indonesia yang telah menguasai negara ini. Dari bangsa eropa ada Portugis dan Belanda serta dari kawasan asia ada Jepang yang telah menjadikan negara ini sebagai negara kekuasaanya.
                                                                
Peristiwa Sejarah Indonesia Sebelum Merdeka
Sebelum negara Indonesia merdeka banyak sekali peristiwa yang terjadi terhadap bangsa ini. Bangsa Indonesia merasakan betapa keras dan pahitnya penyiksaan dan kesengsaraan yang telah dihadirkan oleh kaum-kaum penjajah. 

Dengan artikel ini, kami akan memberikan ulasan kembali mengenai peristiwa sejarah yang dialami oleh bangsa negara Indonesia sebelum merdeka dengan penjelasan yang jelas.

Peristiwa Sejarah Indonesia Sebelum Merdeka

1. Masa Bangsa Portugis

Negara yang pertama kali menginjakan kakinya dalam melakukan penjajahan terhadap bangsa indonesia yaitu negara Portugis. Penjajahan yang dilakukan oleh negara Portugis yaitu bermula pada tahun 1509 yang datang ke Malaka dibawah pimpinan Alfonso de Albuquerque.

Pada tahun 1511, tepatnya pada tanggal 10 Agustus 1511 negara portugis berhasil menguasai daerah Malaka dan hingga pada waktu selanjutnya negara portugis pun melakukan perjalanan ke daerah Madura dan Ternate dengan tujuan ingin menguasai daerah-daerah tersebut.

Bangsa Indonesia pada waktu itu tidaklah hanya diam saja, mereka melakukan perlawanan demi mengusir Portugis. Hingga perlawanan bangsa indonesia tersebut membuahkan hasil yakni perlawanan yang dipimpin oleh Fatahillah berhasil memberantas dan mengusir bangsa Portugis dari negeri ini. 

2. Masa Bangsa Spanyol

Setelah Portugis berhasil dikalahkan dari daerah malaka, maka pada waktu tersebut portugis hanya menguasai daerah kecil yaitu Ternate. Pada saat penjajahan yang dilakukan oleh portugis belum selesai datanglah negara Spanyol yang ingin menguasai negara ini dengan berpusat di daerah Tidore. 

Jarak yang dekat antara kawasan Tidore dan Ternate memberikan aura persaingan yang sangat ramai dan panas antara negara Portugis dan Spanyol. Puncak persaingan tersebut terjadi pada tahun 1527 terjadilah pertempuran antara masyarakat Ternate dengan bantuan Portugis dan Tidore dengan bantuan Spanyol. Sehingga bangsa Tidore mengalami kekalahan dan benteng kekuasaan Spanyol dikuasai oleh Portugis. 
                      
Negara Portugis dan Spanyol akhirnya melakukan perundingan dengan cara membagi daerah kekuasaan dalam penjajahannya. Pertemuan tersebut dinamakan dengan Perjanjian Saragosa yang mana memeberikan hasil dari perjanjian tersebut yaitu:

1. Maluku menjadi daerah yang dikuasai oleh Portugis sepenuhnya.

2. Negara Spanyol harus meninggalkan indonesia dan memindahkan penjajahannya ke negara Filipina.

Dengan adanya hasil dari perjanjian tersebut, maka semakin mengkokohkan negara Portugis sebagai negara yang menguasai daerah Maluku dan wilayah perdagangannya.


3. Masa Bangsa Belanda

Negara eropa selanjutnya yang menjajah negara Indonesia yaitu Belanda. Dengan masuknya negara Belanda ke Indonesia menjadikan akhir dari penjajahan Portugis. Awal negara Belanda memasuki indonesia yaitu melalui daerah Banten yang dipimpin oleh Cornelius de Houtman.

Pada tahun 1602 Belanda mendirikan Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) di Banten dengan tujuan ingin menguasai pasar rempah-rempah Indonesia. Kantor VOC milik belanda di Indonesia mengalami perpindahan beberapa kali karena adanya perlawanan yang dilakukan masyarakat Indonesia.

Akhirnya kantor VOC yang dibangun belanda itu berpusat di daerah Yogyakarta dengan syarat belanda harus mengakui Mangkubumi sebagai Sultan Hamengkubuwono 1. Pada waktu yang bersamaan terjadi pula Perjanjian Giyanti yang membagi kerajaan Mataram menjadi kesultanan Yogyakarta dan kesultanan Surakarta.

Pada tahun 1800 menjadi akhir dari VOC karena pada waktu tersebut VOC dapat dibubarkan oleh negara Prancis yang berhasil mengalahkan negara Belanda. Walaupun VOC sudah dibubarkan, namun penjajahan yang dilakukan Belanda masih belum selesai karena terpilihnya Daendels sebagai gubernur jendral Hindia-Belanda.

Semenjak penunjukan Daendels, rakyat Indonesia dipaksa untuk membangun jalan raya dari Anyer sampai Panarukan. Masa kekuasaan Daendles cukup singkat dan kemudian diganti oleh Johannes van den Bosch yang menerapkan sistem tanam paksa (cultur stelsel). Dengan adanya sistem tanam paksa ini masyarakat Indonesia wajib menjual hasil tanamannya dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintahan Belanda.

4. Masa Bangsa Jepang

Setelah 3,5 abad bangsa Belanda menjajah indonesia, kemudian Jepang yang menggantikan penjajahan belanda di indonesia. Penjajahan yang dilakukan oleh Jepang dimulai dengan Perjanjian Kalijati pada tanggal 8 maret 1942 yang isinya Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang.

Masa penjajahan yang dilakukan oleh Jepang hanya berlangsung  3,5 tahun yakni berakhir pada tanggal 17 agustus 1945.  Dalam masa penjajahannya negara Jepang membentuk beberapa organisasi diantaranya seperti Heiho (pasukan indonesia buatan jepang), PETA (pembela tanah air), dan Jawa Hokokai (pengganti organisasi putera).

Kesimpulan
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa peristiwa yang dilalui oleh bangsa Indonesia sebelum merdeka pernah dijajah oleh Portugis, Spanyol, Belanda, dan Jepang dan berkat persatuan dan kesatuan yang dimiliki oleh bangsa ini perlahan-lahan bisa mengusir para penjajah.

Nah, mungkin itulah pembahasan yang bisa kami berikan mengenai peristiwa sejarah indonesia sebelum merdeka semoga dapat memberikan pengetahuan bagi orang yang membacanya. Untuk kalian yang mau menambahkan materi ini bisa berkomentar di kolom komentar yang ada dibawah. Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel ini.










1 komentar

Posting Komentar